Materi Pelatihan disampaikan oleh Tenaga Kesehatan Bapak Rusli

Video Singkat berikut ini :

Pada masa pandemi saat ini semua Jenazah yang terpapar Covid-19, bagi mayit tetap dilaksanakan FardhuKifayah walau sedikit ada perbedaan dengan Jenazah yang meninggal biasa / bukan karena terpapar virus Corona.

Perlakuan saat pelaksanaan FardhuKifayah mulai dari menerima jenazah dari Rumah Sakit, Saat Memandikan (mensucikan), Mengkafani, Menshalatkan sampai dikuburkan hampir sama dengan yang dilakukan pada mayit yang meninggal biasa, hanya saja pada mayit yang terpapar Covid-19 setelah diKafani lalu dibungkus lagi dalam Plastik khusus dan petugas yang menanggani wajib memakai Alat Pelindung Diri (APD) nanti bisa anda lihat dalam cuplikan video dibawah ini.

Praktek pengurusan Jenazah dan Fardhukifayah disampaikan oleh Tgk. Iskandar dan Bapak Rusli

Tgk. Iskandar

Tgk. Iskandar menjelaskan, khusus Pada Jenazah yang meninggal disebabkan terpapar Covid -19 maka Virus yang ada pada jasad tersebut ikut mati, jadi tidak serta merta virus itu berpindah begitu cepat pada orang atau benda lain disekitarnya, ini berdasarkan hasil penelitian laboratorium, maka pelaksana Fardhukifayah tidak perlu lagi menunggu sampai 4 jam. Sehingga Jenazah sdh bisa dimandikan, namun petugas FardhuKifayah baik dari Tenaga medis maupun dari Desa wajib menggunakan APD lengkap sampai tahap penguburan sesuai dengan Prokes yang berlaku , jadi bagi masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir dan takut berlebihan saat mendengar ada orang atau pasien yang meninggal diakibatkan oleh virus ini.

Tonton Video

Penulis (Kaur Umum)